Senin, 11 Januari 2016

Sejarah Negeriku

Republik Indonesia berdiri dan diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945, hari jumat dan tepat pada bulan Ramadhan, oleh Soekarno - Hatta. Yang kemudian disebut sebagai proklamator, dwi-tunggal dan menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden pertama Republik Indonesia.

Hari Proklamasi atau Hari Kemerdekaan itu selalu diperingati setiap tahunnya yang dikenal dengan perayaan HUT RI 17 Agustus. Pada tanggal 17 Agustus 2015 yang lalu, kita merayakan HUT RI yag ke-70 yang dihitung dari tahun 1945. Ini hal yang kita ketahui semua dan tidak terbantahkan.

Setelah membaca dua alenia di atas, sekarang kita perbandingkan dengan catatan dibuku pelajaran sejarah yang menyatakan bahwa Indonesia dijajah oleh Belanda selama 3,5 abad atau 350 tahun, dan dijajah oleh Jepang selama 3,5 tahun. Yang peristiwanya terjadi sebelum tanggal 17 Agustus 1945. Dimana letak logikanya?

Mungkinkah sebuah negara itu dijajah sebelum diproklamirkan keberadaannya?
Mungkinkah Indonesia yang baru berusia 70 tahun dijajah selama 350 tahun + 3,5 tahun?
Siapa yang harus bertanggung jawab atas pembodohan ini? Bagaimana teori itu lahir dan terus dipelajari dari generasi ke generasi?

Dalam hal ini saya ingin menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah dijajah oleh bangsa manapun. Walaupun dalam perjalanannya pernah menghadapi agresi militer dari negara Belanda, Inggris dan Jepang. Bahkan sempat menjelma sebagai RIS (Republik Indonesia Serikat) ketika presiden dan wakil presiden ditangkap dan dipenjarakan oleh asing. Pernah pula mengalami beberapa pergolakan dan pemberontakan. Namun Indonesia masih tetap berdiri dan tetap ada hingga saat ini.

Disini saya juga ingin menghimbau agar sejarah Indonesia dikembalikan ke jalur yang benar. Biar generasi penerus kita tetap bangga sebagai putra dan putri Indonesia yang betdaulat dan tidak pernah dijajah oleh bangsa manapun di bumi ini. Semoga.

Putra Rumbai

posted from Bloggeroid

Tidak ada komentar:

Posting Komentar