Gen merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan seseorang. Namun pengaruh gen keturunan itu dapat diminimalisir dengan usaha dan cara yang tepat. Tips ini hanya untuk anak-anak dan remaja yang usianya bagi lelaki dibawah 25 tahun dan perempuan dibawah 20 tahun.
- Potongan rambut harus pendek
Heran? Apa hubungannya potongan rambut dengan tinggi badan? Sepintas lalu sih ngga ada. Tapi jika dibahas lebih lanjut mungkin anda dapat memahaminya. Rambut adalah mahkota permanen yang selalu dibawa kemanapun seseorang itu pergi tanpa pernah dan bisa meninggalkannya (emangnya rambut bisa dibongkar pasang?). Tahukah anda berapa berat rambut yang gondrong atau panjang yang menjadi beban bagi kepala dan tubuh? Ukuran beratnya sih ngga seberapa, anggap saja 1 ons. Tapi jika 1 ons itu terus dibawa tanpa henti tentunya akan menjadi beban yang akan menghambat tumbuh tinggi seseorang. Coba saja batu kerikil digantung ke leher seperti kalung dan di bawa kemana saja tentunya anda akan gerah dan pegal sendiri.
Disamping itu, rambut selalu bertambah panjang karena mengkonsumsi sari makanan yang ada di balik kulit kepala kita yang otomatis akan mengurangi porsi yang seharusnya bisa digunakan untuk menambah tinggi badan. Makanan sehelai rambut panjang tentunya lebih besar dari sehelai rambut pendek.
- Meregangkan otot ketika bangun tidur
Ketika bangun tidur, tubuh kita dalam kondisi relax dan otot jadi mengendor. Pada saat itulah anda harus meregangkan tubuh dengan mendorong ke dua tangan sekuatnya ke arah atas dan kaki ke arah bawah dalam posisi masih terbaring. Cara ini jika dilakukan secara rutin mudah-mudahan dapat menambah panjang tangan dan kaki anda.
- Olah raga renang dan bergantung
Bergantungan juga menjadi cara yang cukup efektif disamping berenang. Bergantung di dahan pohon, konsen atas pintu merupakan alternatif tanpa mengeluarkan biaya. Beban tubuh akan di tanggung oleh tangan dan kaki dibebas tugaskan.
- Hindari mengangkat beban berat di pundak atau bahu
Beban berat dapat memendekkan tubuh manusia. Kok bisa ya? Setiap persendian kita seperti lutut, siku dan lainnya memiliki cairan pelumas dan bantalan yang menjaga agar tulang satu dan lainnya tidak berbenturan dan aus (seperti mesin motor aja). Jika memanggul beban berat, lama kelamaan bantalan tersebut akan menipis dan tinggi tubuh akan berkurang. Tinggi tubuh manusia di atas usia 50 tahun cenderung akan berkurang karena produksi cairan pelumas oleh tubuh juga berkurang.
Saya menggunakan bahasa perumpamaan yang sekiranya lebih mudah dimengerti dari pada istilah kedokteran seperti enzim, hemoglobin dan lainnya yang tentunya harus belajar dulu baru bisa memahaminya.
Mudah-mudahan tip sederhana ini yang tidak memerlukan biaya sedikitpun bisa menjadi manfaat bagi semuanya.
Terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar